Puspita, Catherin Diah (2026) Analisis Wacana Soft Masculinity di Instagram @menungsa.id dalam Hashtag #LakiLakiYaBercerita. (Discourse Analysis of Soft Masculinity on Instagram @menungsa.id in the Hashtag #LakiLakiYaBercerita). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (927kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (250kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (328kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (272kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (JURNAL)
JURNAL.pdf Download (270kB) | Preview |
|
|
Text (JURNAL TURNITIN)
JURNAL TURNITIN.pdf Download (11MB) | Preview |
|
|
Text (SK TURNITIN)
SK lolos Turnitin 5.pdf Download (156kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana soft masculinity yang ditampilkan dalam unggahan akun Instagram @menungsa.id melalui hashtag #LakiLakiYaBercerita. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih kuatnya konstruksi maskulinitas hegemonik dalam masyarakat yang menempatkan laki-laki sebagai sosok yang harus kuat, rasional, mandiri, dan tidak menunjukkan kerentanan emosional. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, akun @menungsa.id menghadirkan kampanye digital #LakiLakiYaBercerita sebagai ruang alternatif yang mendorong laki-laki untuk mengekspresikan emosi dan berbagi pengalaman tanpa stigma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang meliputi analisis dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosiokultural. Sementara itu, teori wacana Michel Foucault digunakan sebagai landasan teori untuk memahami bagaimana wacana bekerja melalui relasi kuasa dan pengetahuan dalam membentuk makna, identitas, dan subjektivitas laki-laki. Objek penelitian berupa enam unggahan carousel akun Instagram @menungsa.id yang memuat hashtag #LakiLakiYaBercerita pada periode 3-28 Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @menungsa.id mengonstruksi soft masculinity melalui penggunaan bahasa yang persuasif, narasi reflektif, ilustrasi visual yang mendukung ekspresi emosional, serta strategi komunikasi yang membangun kedekatan dengan audiens. Pada level praktik diskursif, konten diproduksi sebagai bentuk kampanye digital yang memanfaatkan fitur Instagram untuk memperluas penyebaran pesan dan membangun partisipasi publik. Pada level praktik sosiokultural, wacana yang dibangun merupakan respons terhadap dominasi maskulinitas hegemonik yang selama ini membatasi ekspresi emosional laki-laki. Berdasarkan perspektif Michel Foucault, wacana tersebut tidak hanya merepresentasikan realitas sosial, tetapi juga memproduksi pengetahuan baru mengenai identitas laki-laki yang lebih terbuka, empatik, dan menerima kerentanan emosional sebagai bagian dari maskulinitas. Dengan demikian, hashtag #LakiLakiYaBercerita berfungsi sebagai praktik diskursif yang berupaya menegosiasikan norma maskulinitas tradisional menuju konstruksi soft masculinity yang lebih inklusif di ruang digital. Kata kunci: analisis wacana, soft masculinity, maskulinitas hegemonik, Instagram
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | analisis wacana, soft masculinity, maskulinitas hegemonik, Instagram |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | 1152200238 Catherin Diah Puspita |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:13 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:13 |
| URI: | http://repository.untag-sby.ac.id/id/eprint/47392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
