Eko Yulianto, M. Rizky (2026) Penerapan Metode PDM Dan PERT Terhadap Biaya Dan Waktu Pada Proyek Hotel Kelapa Gading Kota Jakarta. (Application of PDM and PERT Methods to Cost and Schedule for the Kelapa Gading Hotel Project in Jakarta). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (850kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (JURNAL PUBLISH)
Jurnal Publish.pdf Download (464kB) | Preview |
|
|
Text (HASIL TURNITIN)
Turnitin Tugas Akhir.pdf Download (25MB) | Preview |
Abstract
Pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk sektor perhotelan, terus meningkat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, namun masih menghadapi permasalahan keterlambatan yang berdampak pada efisiensi waktu dan biaya. Proyek Pembangunan Hotel Kelapa Gading di Jakarta mengalami deviasi progres sebesar 1,962% pada minggu ke-16 akibat perbedaan antara rencana dan realisasi di lapangan. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi penjadwalan yang lebih akurat untuk meminimalkan keterlambatan dan meningkatkan efektivitas pengendalian proyek Penelitian ini menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dan Program Evaluation and Review Technique (PERT) untuk menganalisis penjadwalan proyek. Metode PDM digunakan untuk menyusun jaringan kerja dan menentukan lintasan kritis, sedangkan metode PERT digunakan untuk menganalisis ketidakpastian durasi pekerjaan serta probabilitas penyelesaian proyek. Selain itu, dilakukan analisis biaya tambahan akibat perubahan target durasi penyelesaian proyek berdasarkan hasil probabilitas yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi proyek meningkat dari 413 hari menjadi 423 hari berdasarkan analisis PDM, sehingga terjadi keterlambatan 10 hari. Analisis PERT menunjukkan probabilitas penyelesaian sebesar 19,49% pada durasi rencana dan meningkat menjadi lebih dari 99% pada durasi sekitar 450 hari. Peningkatan durasi proyek meningkatkan probabilitas penyelesaian, namun juga menambah biaya. Pada durasi 423 hari, probabilitas mencapai 50%, sedangkan pada durasi 455 hari mencapai 99,71%. Metode PDM dan PERT dapat digunakan untuk menentukan target penyelesaian proyek yang lebih realistis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penjadwalan Proyek, PDM, PERT, Lintasan Kritis, Probabilitas. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil |
| Depositing User: | 1432200091 M. Rizky Eko Yulianto |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 02:50 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 02:50 |
| URI: | http://repository.untag-sby.ac.id/id/eprint/47403 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
