Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Pada Campuran Paving Porous. (Utilization of Sugarcane Bagasse Ash in Porous Paving Mixtures)

erwansyah, erwansyah (2026) Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Pada Campuran Paving Porous. (Utilization of Sugarcane Bagasse Ash in Porous Paving Mixtures). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB 1.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB II)
BAB 2 .pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB III)
BAB 3 .pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB IV)
BAB 4 .pdf

Download (646kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
BAB 5 .pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BIODATA)
BIODATA .pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Jurnal Terpublish)
jurnal Terpublish.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Hasil Turnitin)
Hasil Turnitin.pdf

Download (617kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LoA)
LoA.pdf

Download (46kB) | Preview
Official URL: http://repository.untag-sby.ac.id

Abstract

Perkembangan infrastruktur yang pesat menyebabkan berkurangnya daerah resapan air akibat penggunaan material perkerasan kedap air, sehingga meningkatkan risiko genangan dan banjir perkotaan. Di sisi lain, limbah abu ampas tebu dari industri gula belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan abu ampas tebu sebagai bahan substitusi pada campuran paving porous terhadap karakteristik mekanik dan hidroliknya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan variasi kadar abu ampas tebu sebesar 0%, 4%, 8%, dan 12% dari berat semen. Pengujian yang dilakukan meliputi kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari, serta pengujian daya serap air dan permeabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu ampas tebu sebesar 4% menghasilkan peningkatan kuat tekan sebesar 9,57% pada umur 7 hari, 8,24% pada umur 14 hari, dan 11,35% pada umur 28 hari dibandingkan campuran normal. Sementara itu, variasi 8% dan 12% mengalami penurunan kuat tekan. Nilai daya serap dan permeabilitas meningkat seiring bertambahnya kadar abu ampas tebu, dengan nilai tertinggi masing-masing sebesar 9,6% dan 0,89 cm/detik pada variasi 12%. Seluruh variasi masih memenuhi standar permeabilitas ACI 522R-10. Berdasarkan hasil penelitian, kadar optimum abu ampas tebu diperoleh pada variasi 4%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: SCBA
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: 1432200131 erwansyah .
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:56
Last Modified: 18 Aug 2026 06:56
URI: http://repository.untag-sby.ac.id/id/eprint/47719

Actions (login required)

View Item View Item