Ardana, Christian Wisnu (2026) Analisis Pengukuran Waktu Kerja Pekerja CV. ABP Mandiri guna Menentukan Jumlah Tenaga Kerja Optimal. (Analysis of Workers' Work Time Measurement at CV. ABP Mandiri to Determine the Optimal Number of Workers). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (10MB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (329kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (523kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (409kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (415kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (JURNAL)
JURNAL.pdf Download (369kB) | Preview |
|
|
Text (HASIL TURNITIN)
HASIL TURNITIN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
CV. ABP Mandiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur suku cadang sepeda motor dengan proses produksi yang masih banyak menggunakan tenaga kerja manual. Aktivitas kerja yang berulang, penggunaan kekuatan fisik yang cukup tinggi, dan posisi kerja yang kurang ergonomis dapat menyebabkan kelelahan kerja dan gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Kondisi ini juga berdampak pada pencapaian target produksi perusahaan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pekerja yang optimal, mengukur beban kerja fisik, dan mengidentifikasi gangguan muskuloskeletal pada pekerja produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 13 pekerja produksi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pengukuran denyut nadi menggunakan oximeter, dan penyebaran kuisioner NBM. Analisis data dilakukan menggunakan metode Workload Analysis (WLA), Cardiovascular Load (CVL), dan Nordic Body Map (NBM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja mengalami beban kerja fisik dan keluhan muskuloskeletal yang disebabkan oleh aktivitas kerja yang berulang, posisi kerja membungkuk, berdiri terlalu lama dan aktivitas mengangkat beban berat. Berdasarkan hasil metode WLA, penambahan pekerja pada proses dengan waktu pemrosesan terlama dianggap lebih efektif daripada penerapan lembur secara konsisten. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan mengurangi kelelahan, meningkatkan kondisi kerja, dan meningkatkan pencapaian target produksi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Beban Kerja Fisik, Cardiovascular Load, Nordic Body Map, Workload Analysis, Tenaga Kerja Optimal. |
| Subjects: | T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Industri |
| Depositing User: | 1412200055 Christian Wisnu Ardana |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 06:09 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 06:09 |
| URI: | http://repository.untag-sby.ac.id/id/eprint/47641 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
