Optimasi Pengelolaan Air Bendung Cawak Untuk Daerah Irigasi Cawak Dengan Program Solver (Studi Kasus: Kemantren Nglumber_Kecamatan Kepohbaru_Kabupaten Bojonegoro)

Saputro, Bayu Aji Dwi (2021) Optimasi Pengelolaan Air Bendung Cawak Untuk Daerah Irigasi Cawak Dengan Program Solver (Studi Kasus: Kemantren Nglumber_Kecamatan Kepohbaru_Kabupaten Bojonegoro). Undergraduate thesis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (91kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (224kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (717kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135kB) | Request a copy
[img] Text
JURNAL.pdf

Download (426kB)
[img] Text
JURNAL TURNITIN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Bendung Cawak terletak di Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Bendung Cawak merupakan tampungan yang bertujuan untuk menampung air dari limpasan daerah aliran sungai Cawak pada musim penghujan dan dimanfaatkan pada musim kemarau untuk berbagai keperluan, baik di bidang pertanian maupun kepentingan masyarakat banyak. Layanan Bendung Cawak dipergunakan untuk keperluan irigasi di Daerah Irigasi Cawak Kecamatan Kepohbaru, ketersediaan air yang tidak mencukupi sedangkan banyaknya lahan yang membutuhkan air, sehingga Optimasi Bendung Cawak sangat diperlukan agar air tampungan Bendung dapat dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan. Pada studi ini, untuk memaksimalkan luas lahan irigasi dilakukan optimasi luas lahan irigasi dengan menerapkan pola tanam yang berbeda-beda dan juga yang paling sesuai, dengan jenis tanaman palawija berupa jagung. Dalam model optimasi yang digunakan adalah optimasi satu bulanan selama 1 tahun dengan memperhitungkan luas lahan irigasi yang tersedia, luas lahan irigasi yang terpenuhi, besarnya ketersediaan debit air maksimal, dan kebutuhan air irigasi yang dipenuhi. Metode optimasi yang digunakan dalam perhitungan ini yaitu Program Solver. Dari hasil pembahasan serta perhitungan yang dilakukan, maka hasil yang diperoleh debit andalan yang tersedia di tampungan bendung cawak adalah 2,547 m3/detik. kebutuhan air irigasi dengan pola tanam Palawija- Padi-Padi awal tanam Agustus I itu sebesar 0,579 lt/dtk/ha sebagai rencana tanam dengan kebutuhan air paling minimum.Serta optimasi didapatkan pola tanam dan awal tanam yang paling optimum adalah Agustus I dengan pola tanam Palawija-Padi-Padi intensitas tanam 291% dan dengan luas areal irigasi MT I 675 ha, MT II 742 ha, MT III 742 ha.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Debit Andalan, Kebutuhan Air Irigasi, Optimalisasi.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: 1431600106 Bayu Aji Dwi Saputro
Date Deposited: 05 Feb 2021 00:27
Last Modified: 05 Feb 2021 00:27
URI: http://repository.untag-sby.ac.id/id/eprint/7530

Actions (login required)

View Item View Item